RSS

Jejak Indah

05 Apr

Catatan Akhir Sekolah Nama saya adalah Muhammad Amin, akrab di panggil Amin. Saya bersekolah di SMAIT Al-Madaniyah, menurut orang bersekolah di Al-Madaniyah sangat melelahkan karena pulang pada sore hari. Tapi bagi saya rasa lelah tersebut tidak terasa karena saya mempunyai teman-teman yang bisa menghilangkan rasa lelah tersebut. Kami selalu canda tawa bersama baik sedih maupun senang. Sebenarnya saya dulu hampir tidak sekolah karena orang tua saya tidak punya biaya untuk menyekolahkanku. Tapi ketika saya mendengar sekolah di Al-Madaniyah biayanya tidak mahal semangat untuk ingin sekolahku kembali lagi. Saya, Sandri dan Samsul waktu itu mengambil formulir bersama, maklumlah karena kami sering bersama. Semua tes semua sudah kami lalui dan akhirnya kami menunggu pengumuman itu tiba. Pada saat pengumuman itu tiba kami deg-degan. Apakah kami diterima atau tidak?.

Dan akhirnya pengumuman itu ditempel dipapan informasi dan kami melihat bahwa kami berlima diterima. Kami sangat bersyukur sekali karena bisa diterima semua. Dulu ketika saat MOS saya tidak begitu banyak teman karena yang saya kenal hanya teman sesama SMP saja. Ketika MOS saya mengenal beberapa teman satu gugus dengan saya. Saat MOS berbagai peralatan yang kami bawa, kakak gugus kami adalah orang yang saya kenal yaitu Imam dan dia adalah kakak kelas saya waktu SMP dulu. Setelah MOS ada kegiatan yang harus menggunakan kerja sama antar gugus. Dan setelah MOS ada pula pembagian hadiah dan kami mendapatkan gugus yang terkompak. Dulu waktu SMP saya mempunyai beberapa sahabat yang selalu bersama yaitu Sandri, Samsul, Risna, Zainiah dan Anis. Dulu kami selalu bersama tapi salah satu sahabat kami tidak satu sekolah dengan kami, jadi cuma kami berlima saja yang satu sekolah tapi itu tak bisa membuat kami putus jadi sahabat karena seorang sahabat tetaplah sahabat dimanapun kita berada.Sekarang kami udah jarang berkumpul karena kesibukan masing-masing, yang sering berkumpul hanya saya, Sandri, Samsul dan Risna. Sementara sahabat kami yang yang lain udah jarang ngumpul. Pada saat kelas X kami dipisah dengan perempuan karena waktu itu kami belum mengambil jurusan. Pada saat kelas X saya mempunyai berbagai macam teman, ada yang humoris, ada yang pendiam dan sebagainya. Dulu kami mempunyai masalah dengan guru karena teman kami ketahuan bermain domino. Dikelas sepuluh ini saya mempunyai eman yag bernama sya’ban, teman kami ini sangat jarang sekali masuk sekolah. Dia sekolah ketika ada pelajaran yang tidak susah, tapi pada saat pelajaran yang susah mungkin dia tidak akan sekolah. Pada akhirnya dia dikeluarkan dari sekolah karena poinnya sudah mencapai batas yang ditentukan. Ada juga yang tidak naik kelas karena dia juga jarang masuk sekolah yaitu Rayan. Rayan ini kami juluki manusia kelelawar pada saat kelas X karena dia akan tidur saat pelajaran berlangsung dan dia pada saat malam hari akan kewarnet untuk bermain game online sampai malam banget. Ada teman saya kalau dipanggil oleh guru pada saat belajar perlu beberapa kali memanggil namanya baru di akan merespon yaitu Fahat. Waktu kelas X saya tidak kenal dengan para siswi karena kelas kami dipisah. Jadi, ketika kami naik kelas XI, kelas kami dipisah dan digabung dengan siswi. Karena waktu itu saya tidak ada kenalan perempuan, jadi saya merasa sangat malu masuk kedalam kelas dan yang saya kenal hanya Risnayuti. Tapi perlahan saya juga mulai kenal dengan mereka dan tidak merasa malu lagi untuk masuk kedalam kelas. Selama bersekolah di Al-Madaniyah dari pagi kami melakukan berbagai aktivitas. Di antaranya apel pagi dari pukul 06:30 sampai selesai, terkadang banyak siswa yang datang terlambat kesekolah. Saya heran terkadang siswa yang terlambat adalah siswa yang rumahnya dekat, sementara siswa yang rumahnya cukup jauh seperti saya jarang sekali datang terlambat. Hehehe. Saya pernah dating terlambat hanya satu atau dua kali, itupun karena ban motor saya bocor. Tapi saya juga gak tahu apa alasan mereka terlambat, mungkin mereka alasan tersendiri. Saya mempunyai teman yang sering terlambat kesekolah yaitu abang Alex. Ada juga teman saya yang sering bangun siang tapi anehnya dia jarang sekali terlambat yaitu Roni, mungkin temanku yang satu ini suka bangun siang, tapi dia memiliki kelebihan dibidang TIK, bahasa arab dan yang lainnya. Tapi tentang soal hitung-hitungan dia mengaku kurang menguasai. Ada juga teman saya yang pintar bahasa inggris yaitu muslim, dibidang matematika yaitu Ahdi dan masih banyak lagi teman-teman saya dengan berbagi kelebihannya. Kalau dibidang musik rajanya yaitu Fahrizal Rifki. Ada juga teman saya yang sangat penyabar yaitu Maruwan Syahruji (Obeng) meskipun dia selalu diolok-olok tapi olok-olokan tersebut dala artian cuman candaan doing bukan bemaksud apa-apa. Disekolah kami ada hari-hari yang mengharuskan memakai bahasa inggris dan bahasa arab yaitu pada hari rabu dan hari kamis. Disekolah kami ada juga kegiatan shalat duha berbarengan dengan istirahat, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena akan meningkatkan ibadah kami dan kami juga melaksanakan shalat dzuhur dan ashar secara berjamaah. Pelajaran yang paling ditunggu-tunggu oleh kami bagi laki-laki adalah pelajaran penjaskes, karena semua laki-laki menyukai pelajaran olahraga. Bagi saya pelajaran yang susah untuk diingat adalah bahasa arab, karena saya tidak tahu dasar pembelajarannya oleh karena itu saya sangat sulit memahami pembelajaran tersebut. Mungkin bagi siswa dari MTS atau pondok bisa mengerti karena mereka sudah mempelajari dasar-dasarnya, tapi yang bersekolah di SMP seperti saya tidak ada pembelajarannya. Pada saat kelas XI saya pernah ikut O2SN dibidang atletik yaitu lompat jauh, lompat tinggi, dan lari jarak pendek. Kami berlatih terus selama beberapa hari untuk persiapan tersebut. Dan pada saat latihan lari jara pendek kaki saya terluka karena kami latihan diaspal. Saatnya lomba tersebut dimulai dan kami berangkat bersama-sama dan saya ikut teman saya. Ketika kami menuju ketempat lomba masing-masing dan kami dipisah berdasarkan apa yang diikuti. Saat itu yang satu tujuan dengan saya adalah teman kami yang ikut catur. Ketika kami sampai dan sudah banyak orang yang berkumpul. Kami sangat gugup karena lawan kami begitu besar-besar dan hebat. Saat itu kami lompat jauh terlebih dahulu. Satu-persatu kami mengetes bak lompatan tersebut, setelah kami mengetes kami dipanggil satu-persatu untuk melakukan lompatan sejauh mungkin. Saat saya dipanggil perasaanku gugup dan saya kena diskualifikasi karena dua kali saya melompat melebihi papan tolakan tersebut. Papan tolakan tersebut cukup tenggelam dalam tanah sehingga membuat pandangan saya kurang jelas untuk melihat. Ketika seseorang melompat, dia bernama Agus dan loncatannya tidak bisa kami imbangi karena dia pernah jadi wakil atlet KOTIM. Setelah lompat jauh selesai kami melanjutkan kelompat tinggi. Olahraga ini belum pernah sekali kami berlatih karena disekolah kami tidak ada peralatannya. Pada saat dipanggil saya tidak tahu cara melompat dan selalu gagal, kami diberikan tiga kali percobaan dan hasilnya pun sama saya tidak berhasil. Setelah selesai kami pulang duluan meninggalkan teman kami yang ikut catur. Kami pergi ketempat perlombaan karate dan beberapa dari mereka ada yang mendapatkan juara. Setelah itu kami pulang kerumah guru kami istirahat sebentar. Kami menunggu beberapa teman kami yang belum datang, kami menunggu sangat lama sekali dan akhirnya mereka ditelpon oleh guru kami dan ternyata mereka tersesat dijalan, mereka tidak ingat pulang kerumah guru kami. Mereka sampai kehabisan bensin karena mutar-mutar mencari rumah guru kami, akhirnya mereka dijemput oleh guru kami. Setelah istirahat dan makan kami melanjutkan keperlombaan lari jarak pendek pada sore hari dilapangan sepakbola. Saya tidak mengikuti karena saya sudah lelah dan saya tahu saya tidak akan bisa menang karena saya tidak cepat dalam berlari. Ketika perlombaan teman saya yang paling cepat diantara saya dan Ansor pun yaitu Aki tidak bisa menang. Disekolahan kami ada juga kegiatan yang bernama muhadaroh, disitu kami bisa mengapresiasikan bakat-bakat yang ada dalam diri kami. Pada waktu kelas X kami mengadakan muhadaroh dalam kelas masing-masing, tapi setelah naik ke kelas XI muhadarohnya pun di adakan di aula untuk dijadikan perlombaan oleh para dewan guru agar kami lebih semangat lagi dalam mengadakan muhadaroh dan bisa mengeluarkan bakat dengan semaksimal mungkin. Selama dalam perlombaan tersebut kami melakukan sebisa kami dan kami selalu dikalahkan oleh kakak kelas kami yaitu XII IPA karena mereka lebih baik dan kreatif. Mereka mendapatkan piala pertama dan piala yang kedua juga mereka yang mendapatkannya tapi karena mereka sudah lulus jadi piala tersebut diserahkan kepada yang nomor dua yaitu kelas kami. Saat-saat yang paling ditunggu-tunggu setiap semester adalah class meeting, karena disitu ada perlombaan olahraga yag saya sukai yaitu volly. Itulah olahraga yang paling saya tunggu, disekolah kami mempunyai kakak-kakak kelas yang hebat dalam bermain volly sehingga sangat sulit untuk mengalahkan mereka. Tapi dibalik itu saya mempunyai tim yang cukup kuat untuk melawan mereka, jadi sejak kelas X kami selalu bisa menang melawan mereka meskipun saat semester pertama kelas X kami kalah dan mendapat juara dua, tapi setelah itu kami selalu berjuang terus untuk mendapatkan juara satu, dan akhirnya pada kelas XI kami bisa selalu menang sampai kelas XII, tapi sayangnya kami dikelas XII hanya bisa mengikuti pada semester pertama saja. Dalam perlombaan kami mempunyai tim tarik tambang putri yang sangat tangguh dan tak terkalahkan dalam kelas kami, karena disitu ada perempuan yang gagah perkasa yaitu Murni, Evie dan kawan-kawan. Jadi kalau perlombaan tarik tambang mereka selalu menang, bahkan kakak-kakak kelas kami pun tidak sanggup melawan mereka. Itulah teman-teman saya yang sangat saya sayangi, mereka mempunyai kelebihan dan kekurang masing-masing. Hal-hal yang tak bisa saya lupakan adalah ketika samua laki-laki berkumpul dan membicarakan sesuatu sambil bercanda tawa, kami selalu mempunyai topik pembicaraan yang menarik. Jadi, kami tidak akan pernah bosan untuk berkumpul. Itulah kenang-kenangan yang sangat berharga bagi saya disekolahan kami. Jadi pesan saya kepada teman-teman saya jangan pernah lupakan masa-masa kita disekolah. Jangan pernah sombong jika nanti kalian semua jadi sukses semua. Jika nanti kita bertemu dijalan jangan lupa menegur saya. Saya doakan agar kalian semua sukses. AAAMIIIIINNN.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 April 2015 in Muhammad Amin

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: